Tag Archives: cara memperlancar asi

Pengalaman Membuat ASI Banyak Dengan Cara Pelancar ASI Tradisional

Sebelum saya menceritakan dengan detil beberapa informasi seputar pengalaman saya memakai pelancar asi, nama saya adalah Ida Susmiati, biasa dipanggil Ida. Hanya seorang ibu dengan rumah tangga harmonis dengan tambahan bayi laki-laki, saya beri nama Ia Azzam Al Musthofa. Saat artikel ini saya tulis dan saya rangkai, Azzam (anak saya) telah berusia 24 bulan lebih.

Tinggal di kota kecil Lamongan, Jawa Timur, saya bersama suami cukup berbahagia dan senang tinggal disini.

Kegiatan yang paling saya sukai dan nikmati ketika menjalankannya adalah mengurus dan merawat anak saya, Azzam. Betapa bahagianya memiliki banyak waktu bersama anak kesayangan saya, Azzam.

Entah bagaimana mendeskripsikannya, sangat senang rasanya menjadi seorang ibu menyusui. Syukur alhamdulillah target pemberian asi eksklusif berhasil saya lakukan dengan mulus tanpa hambatan. Bahkan setelahnya, saya tetap menjadi ibu menyusui bagi anak saya Azzam sampai usianya menginjak angka 2 tahun.

Mari saya mulai cerita perihal permasalahan asi dan solusi pelancar asi yang saya lakukan. Bunda menunggu hal ini, bukan? Hehehhe.

Sebenarnya, pada saat masa asi eksklusif awal-awal, saya sempat mengalami penurunan produksi asi yang membuat saya stres berat memikirkannya. Apalagi fakta bahwa Azzam adalah anak pertama saya dan saya sudah komitmen untuk memberi Azzam asi eksklusif.

Berbagai literatur, studi, artikel dan informasi perihal pelancar asi saya lahap dan baca sampai habis mendetil. Dari cara tradisional, cara jaman dulu, cari orangtua sampai cara modern pun tak lepas dari target bacaan saya.

Apa yang saya lakukan untuk membuat asi saya kembali melimpah?

Dari banyaknya sumber bacaan yang sudah saya baca, akhirnya saya mengikuti saran orangtua yang memakai cara pelancar asi tradisional.

Apa dan bagaimana caranya?

Kira-kira, begini yang saya lakukan persis:

1. Mengonsumsi banyak makanan bernutrisi tinggi dan mengonsumi booster pelancar asi alami
2. Meningkatkan frekuensi dan keseringan menyusui, walaupun asi kadang tidak keluar, tapi saya tetap semangat dan berusaha tetap menyusi Azzam
3. Menghilangkan stres dan meminimalisir gejala psikologis dengan bantuan suami